Perbedaan Data Subjektif Dengan Data Objektif Dalam Asuhan Keperawatan

Perbedaan Data Subjektif Dengan Data Objektif Dalam Asuhan Keperawatan – M2nkners.com. Data Objektif dan Data subjektif adalah suatu tingkatan yang paling fundamental  dan paling utama yang perlu diketahui oleh seorang perawat. Karena jenis data ini merupakan bahagian dasar dari penentuan diagnosa keperawatan. Sama halnya dengan seorang master chef ketika hendak membuat sebuah racikan makanan maka yang paling utama dipersiapkan adalah bahan baku atau utamanya. Data subjektif dan data objektif dalam pembuatan asuhan keperawatan merupakan bahan baku yang akan dijadikan panduan dalam membuat dan mengidentifikasi beberapa keluhan klien menjadi diagnosa keperawatan. Keakuaratan dan kebenaran penentuan suatu diagnosa keperawatan itu berasal dari pengumpulan data dalam hal ini data subjektif dan data objektif. data ini pula yang akan menentukan tindak lanjut dari tindakan keperawatan. Sehingga seorang perawat harus memahami betul perbedaan dari kedua data  ini.

Menurut seorang pakar keperawatan, prof. nursalam (2001) mengatakan bahwa dalam menentukan suatu diagnosa keperawatan maka pengumpulan data adalah hal yang paling mutlak dilakukan oleh seorang perawat. menurutnya, pengumpulan data melalui anamnesa dan pemeriksaan fisik merupakan cara yang paling tepat dan akurat dalam menyelesaikan problem atau keluhan yang dihadapi oleh klien. Namun, perlu diketahui bahwa data yang dikumpulkan tidak hanya data seadanya saja perlu ada pengklasifikasian data, apakah data itu merupakan data subjektif ataupun data objektif. Sehingga harapan dari seorang perawat dalam menyelesaikan keluhan perawat dapat dijalankan dengan baik da benar. Berikut dibawah ini tabel yang menggambarkan perbedaan antara data subjektif dan data objektif, yang diambil dari #handbook mahasiswa keperawatan.

Chapter 1. Perbedaan Data Subjektif Dengan Data Objektif Dalam Asuhan Keperawatan

 

Perbedaan Data Subjektif dengan Data Objektif Dalam Asuhan Keperawatan

Perbedaan Data Subjektif dengan Data Objektif Dalam Asuhan Keperawatan

Data subjektif dan data objektif tentunya sangat perlu dipahami oleh seorang perawat, karena data ini akan menjadi petunjuk oleh seorang perawat dalam menangani seorang pasien. Keahliaan dalam identifikasi data tersebut harus lebih dibiasakan karena boleh jadi keluhan yang didapatkan pada saat melakukan jam kerja ataupun diluar jam kerja sangat variatif dimana keluhan itu bisa sifatnya darurat, aktual maupun potensial. Sehingga pemahaman tersebut harus lebih diasah dan dikuasai.

#Handbook Mahasiswa Keperawatan

 

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.