Pengertian Demokrasi

Pengertian Demokrasi secara etimologi berasal dari kata yunani yaitu demos (rakyat) dan kratos (pemerintah). Jadi, demokrasi berarti pemerintahan rakyat. Menurut mantan presiden amerika Abraham Lincoln menganggap demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi di dahului oleh terjadinya demokratisasi, yang terjadi karena tuntutan global yang tidak bisa di hentikan. Menurut mantan presiden B.J. Habibie jika demokratisasi tidak dilakukan maka bayaran yang harus diterima adalah balkanisasi, perang saudara yang menumpahkan darah dan kemunduran ekonomi dengan sangat parah.

Proses demokratisasi sendiri tidaklah mudah dilakukan, karena memakan banyak proses dan tahapan dalam menjalankannya. Peran individu yang mampu menerima perubahan itu sangatlah penting dalam proses berjalannya demokrasi. Demokrasi atau demokratisasi itu sendiri terdorong muncul ke permukaan karena adanya globalisasi, yang tidak bisa ditahan oleh negara manapun. Ekspektasi demokrasi itu sendiri terjadi biasanya muncul dari dalam negara sendiri, karena menganggap sistem politik yang lebih baik seperti yang sudah berjalan pada negara demokrasi yang sudah mapan.

Pengertian Demokrasi Berasal Dari Kata Rakyat dan Pemerintah

Pengertian Demokrasi Berasal Dari Kata “Rakyat dan Pemerintah”

Dalam kehidupan bernegara, demokrasi adalah sebuah solusi dalam perkembangan negara berkembang dan maju. Namun demokrasi yang kadarnya di batasi atau tidak di imbangi oleh tanggung jawab hanya akan menimbulkan konflik dan masalah baru. Oleh sebabnya dalam pengaplikasian berdemokrasi setiap orang harus mempunyai tanggung jawab dan kesadaran yang timbul dari setiap individu-individu lainnya.

Chapter 1.  Pengertian Demokrasi, Ciri-Ciri Demokrasi dan Prinsip Demokrasi

Secara umum, demokrasi adalah sistem pemerintahan yang melibatkan rakyat dalam berlangsungnya pemerintahan. Demokrasi sendiri mempunyai ciri-ciri dalam pelaksanaannya.

Ciri-ciri demokrasi :

  1. Adanya jaminan HAM (jika di indonesia terdapat dalam UUD 1945 pasal 28A-J)
  2. Adanya jaminan kemerdekaan bagi warga negara untuk berkumpul dan beroposisi
  3. Perlakuan dan kedudukan sama bagi seluruh warga negara dalama hukum (jika di indonesia di atur dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 1)
  4. Kekuasaan yang di kontrol oleh rakyat melalui perwakilan yang di pilih oleh rakyat
  5. Jaminan kekuasaan yang telah di sepakati bersama

Seperti halnya sebuah sistem politik dan ekonomi dalam sebuah negara yang mempunyai prinsip, maka demokrasi juga mempunyai prinsip yang menjadi sebuah landasan dalam penentu kebijakannya.

Prinsip-prinsip demokrasi :

  1. Kekuasaan pemerintah di batasi oleh konstitusi
  2. Pemilu yang bebas, jujur, dan adil (agar wakil rakya bisa sesuai dengan aspirasi rakyat)
  3. Jaminan Hak Asasi Manusia
  4. Persamaan kedudukan di mata (depan) hukum
  5. Peradilan yang jujur dan tidak memihak untuk mencapai keadilan
  6. Kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat
  7. Kebebasan Pers

Dalam perkembangannya demokrasi telah banyak menimbulkan sebuah ideologi baru. Peran pendidikan dalam demokrasi menjadi penting, karena pendidikan menjadi salah satu faktor terciptanya kesadaran dan tanggung jawab. Di Indonesia sendiri demokrasi belum bisa mencapai kata sempurna, karena masih banyak masyarakat yang belum mengenyam bangku pendidikan. Mengapa dalam sebuah demokrasi pendidikan menjadi salah satu faktor yang sangat penting?. Pendidikan adalah salah satu pembatas, pembeda, dan pencipta tindakan atau perilaku yang di buat setiap individu. Dengan pendidikan yang cukup maka kehidupan berdemokrasi atau demokratisasi dalam perkembangan bernegara dan pemerintah dapat dibatasi oleh bekal pendidikan tersebut. Selain faktor pendidikan masih ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya demokrasi atau demokratisasi antara lain faktor sosial politik dan faktor sejarah dan kebudayaan. Namun dari semua faktor yang lebih dominan membangun sifat demokrasi adalah faktor pendidikan, sehingga demokrasi tidak akan maju jika faktor pendidikan di masyarakat masih sangat terbatas.

Dalam kehidupan di Indonesia demokrasi sendiri bukanlah hal baru. Karena sifat sosial individu di negara ini yang bersifat gotong royong sehingga membuat demokrasi mudah di terima. Demokrasi dalam dunia perpolitikan sudah terjadi sejak tahun 1951 dimana saat itu sudah terjadi pemilihan umum untuk kabinet dan wakil rakyat. Namun demokrasi di indonesia sempat mengalami pembatasan dalam hal bernegara dan itu terjadi sejak tahun 1966-1998 dan baru dilaksanakan kembali demokrasi dalam dunia perpolitikan (pemilihan umum) tahum 1999.

*********************

NB: Tulisan ini tidak menyindir atau untuk kegiatan apapun tapi tulisan ini hanya untuk pembelajaran. Konteks yang di tawarkan adalah pembelajaran politik namun tidak mengaitkan untuk mendukung suatu organisasi, lembaga, ataupun perorangan yang terkait dengan politik di dalam negeri ataupun luar negeri.

yazid fahmi

yazid fahmi