Manfaat Kunyit

Manfaat Kunyit yang saat ini menjadi trend didunia kesehatan adalah sebagai obat tradisional yang dapat menyembuhkan dan mencegah penyakit kerusakan organ hati. Sebelum kita berbicara jauh tentang kandungan apa yang ada dalam kunyit sehingga penyakit pada organ hati yang paling terminal yaitu sirosis hepatis (kerusakan hati) dapat dicegah perkembangannya serta dapat pula diobatinya. maka terlebih dahulu kita harus paham proses penyakit dan nama organnya.

Tahukah anda apa itu penyakit kerusakan hati atau “Sirosis Hepatis”???. Sirosis Hepatis adalah suatu penyakit yang menyerang organ penetralisir racun yaitu hati atau bahasa medisnya “hepar”. Dimana hati ini mengalami kerusakan atau kebocoran akibat adanya racun dan toksin yang menginvasi sel-sel dalam hati. Akibat dari toksisitas tersebut struktur hati menjadi mengecil, keras, berparut, bentol-bentol dan juga membesar. Keadaan seperti sangat menimbulkan efek yang luar biasa terhadap kondisi tubuh.

Hati adalah organ yang sangat fungsionalis dalam tubuh. Merupakan peringkat ketiga setelah otak dan jantung yang sangat berperan dalam metabolisme dan hemoestasis (keseimbangan peredaran darah) dalam tubuh. Ada beberapa fungsi organ hati dalam tubuh yakni Membantu tubuh dalam metabolism protein dan kolesterol, membantu tubuh sebagai cadangan energy dan membantu tubuh dalam detoksifikasi (menyeimbangkan) racun dalam tubuh. Bukan hanya itu saja, karbohidrat yang dikonsumsi dan masuk dalam tubuh itu harus dipecahkan menjadi energy melalui hati, selain itu juga hati sangat berperan terhadap regulasi kerja hormon dalam tubuh. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kerja hati sangatlah kompleks dalam tubuh manusia.

Gambar Organ Hati Yang Nampak Sehat

Gambar Organ Hati Yang Nampak Sehat

Beban kerja yang dilakukan organ hati sangatlah tinggi, sehingga bilamana hati mendapat tambahan serangan mendadak berupa racun dan benda asing yang memperparah kerja hati maka hati akan mengalami kelelahan dan akhirnya menjadi lumpuh. Serangan mendadak yang dimaksud adalah penggunaan obat-obatan yang berlebihan (pengguna narkoba), konsumsi alcohol, merokok dan kegemukan (obesitas).

Beberapa orang tak sadar bahwa hati itu hanyalah organ penghias dalam tubuh manusia. karena warna nya yang khas serta namanya yang bermakna membuat orang terlena dengan beban pekerjaan organ hati dalam tubuh kita. Padahal kerja hati dalam tubuh manusia sangatlah kompleks. dan orang akan baru sadar ketika sudah mengalami gejala klinis yang parah dan kronik yang membuat seseorang harus dilakukan duplikasi organ hati.

Ada beberapa kondisi khas yang bisa kita temui ketika seseorang teridentifikasi mengalami penyakit serosis hepatis yaitu

  1. Edema dan Ascietes (pembengkakan) : nama lainnya adalah bengkak pada bagian tungkai dan perut. Hal ini disebabkan karena tubuh mengalami akumulasi air dan nitrogen yang banyak dalam tubuh sehingga keluar dari dalam sel dan merembes ke sekitar sel. Bengkaknya diperut disebabkan karena adanya rongga yang yang berada antara kulit perut dan pelapis organ pencernaan seperti usus membuat air dan nitrogen bisa menumpuk dalam rongga tersebut. Kemudian mengalami bengkak pada tungkai karena adanya gaya gravitasi bumi membuat air dan nitrogen terdorong kebawah kaki dan menumpuk pada sekitar sel dari jaringan tungkai
  2. Nafsu makan menurun, mual-muntah, dan BB menurun
  3. Pigmentasi Muka dan Ikterus: wajah dan bola mata mengalami perubahan warna menjadi kuning. Hal ini disebabkan karena metebolisme bilirubin dalam hati tidak terkontrol.
  4. Muntah dan Feaces bercampur dengan darah. Hal Ini disebabkan karena metabolisme darah dalam hati tidak dapat dipertahankan sehingga darah yang seharusnya tersaring menjadi warna kuning melalui feaces itu terjadi hanya berupa darah atau warna kemerahan.
  5. Anemia atau 5 L: lesu, lunglai, letih, loyo dan lemah merupakan ciri khas dari anemia (kekurangan produksi hemoglobin dalam darah). Hal ini disebabkan karena peranan hati dalam metabolism pemecahan Hb tidak terjadi. Sehingga Hb yang berfungsi sebagai pengikat O2 tidak terjadi. Dan akhirnya semua organ mengalami kemunduran pemecahan energy terutama otak. Dan timbullah gejala anemia ini.

Ada masih banyak gejala medis yang muncul ketika seseorang terdeteksi terkena penyakit sirosis hepatis. Karena sesungguhnya penyakit ini adalah stadium terakhir dari penyakit hepatitis B dan C. yang mana penyakit hepatitis saja terbilang cukup parah apalagi dengan penyakit sirosis hepetis (kerusakan hati).

Ilustrasi Virus Penyebab Hepatitis B dan C

Ilustrasi Virus Penyebab Hepatitis B dan C

Dengan keberadaan penyakit ini tentunya setiap orang haruslah sadar terhadap beban kerja dari organ hati ini. Jangan sampai, nanti muncul gejala diatas baru kita sadar dengan kondisi tubuh kita. Padahal kalau kita mau mencari tahu walaupun kita tidak melakukan tindakan yang diluar sewajarnya kemungkinan besar potensi kerja organ hati juga tetap akan bekerja keras. Apatah lagi jika bertumpuk dengan dengan pekerjaan tambahan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam melakukan interaksi dan sosialiasi dalam setiap hari, pasti akan dihadapkan dengan hambatan dan rintangan berat terkait dengan menjaga agar kondisi tubuh kita tetap fit dan sehat. Bisa dibilang sekitar kita semuanya serba bibit penyakit. Diantaranya adalah seseorang yang merokok disekitar kita, dan asap terisap maka kita juga akan menjadi perokok, setiap kita berjalan dijalan raya ataupun disekitar pabrik maka kita terkontaminasi dengan asap/polusi yang merupakan radikal bebas bagi tubuh kita terutama buat organ hati kita, kemudian makanan yang berada disekitar kita tidak menjamin bahwa semuanya alami dan murni dari alam pasti akan tersusupi oleh bahan kimia. Yang mana semuanya ini akan menjadi bombastis untuk tubuh kita terutama buat organ hati karena disinilah pusat penyaring dari toksin tersebut.

Problem yang muncul diatas ini bukanlah presiden buruk bagi kondisi tubuh ini yang setiap saat bisa menghantuinya hingga menjadi malapetaka untuk tubuh kita ini. Ternyata dibalik dari problem ini, tuhan telah menciptakan amunisi tambahan buat organ hati agar dalam melakukan fungsinya tetap dalam keadaan seimbang dan stabil.

Chapter 1. Manfaat Kunyit Sebagai Detoksifikasi Racun

Manfaat Kunyit Sebagai Detoksifikasi Racun

Manfaat Kunyit Sebagai Detoksifikasi Racun

Fakta membuktikan bahwa salah satu tanaman rempah yang biasa dijadikan bumbu masakan yaitu Kunyit ternyata mampu menjadi penawar racun bagi setiap racun yang masuk kedalam tubuh. Pembuktian ini diambil dari hasil analisis berbagai kumpulan penelitian international dan national yang dikumpulkan oleh mahasiswa apoteker universitas ahmad dahlan yakni fitriani fajri (link file). Dia menuliskan bahwa dengan kandungan curcumin dalam tanaman kunyit, ternyata mampu menjadikan tubuh dalam bertahan dalam serangan kanker, virus, toksin, dan juga berperan terhadap peremajaan sel yang sudah mati. Mengapa hal ini bisa terjadi, karena sifat dari curcumin memiliki khasiat sebagai anticancer, antivirus, antioksidant dan anti inflamasi.

Ternyata bukan hanya mencegah terjadinya kerusakan hati tetapi juga dapat menjadi pengobatan alternative untuk penyakit kerusakan hati. Hal ini dituliskan dalan analisa tersebut bahwa curcumin mampu memperbaiki kerusakan hati karena menurunkan elevasi dari hepatik MDA dan menghambat aktivasi NF-kB. Yang mana MDA (Hepatik malondialdehyde) ini adalah marker dari peroksida lipid yang menekan penghancuran radikal bebas dalam hati. Dan NF-kB berfungsi dalam percepatan inflamasi (pembengkakan) dalam sel jaringan sehingga sel mengalami kematian sebelum mature (dewasa) yang mana dapat ditekan proses kerjanya. Dengan demikian, kandungan senyawa curcumin yang terdapat dalam kunyit ini tidak dapat diremehkan sepak terjangnya karena ternyata mampu membebaskan racun yang berjuta-juta banyaknya dari dalam tubuh.

Pemanfaatan Tanaman Kunyit Sebagai Rempah Masakan

Pemanfaatan Tanaman Kunyit Sebagai Rempah Masakan

Olehnya itu, sebagai kesimpulan bahwa tanaman yang berada dalam sekitar lingkungan kita, boleh jadi itu bermanfaat dan juga berbahaya dalam tubuh. Tentunya hanya dengan mencari tahunya dan mempelajarinya tanaman tersebut kita bisa ketahui manfaat dan kerugiannya bagi tubuh. Sehingga kejadian selain dari penyakit kerusakan hati dapat diminimalisir prevalensi dan pertumbuhannya.

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.