Kekurangan Vitamin B1

Kekurangan Vitamin B1 (tiamin) adalah Defesiensi salah satu kelompok nutrisi yang berfungsi sebagai metabolisme karbohidrat dan keseimbangan sistem syaraf. Vitamin B1 bermanfaat sebagai peningkatan nafsu makan, menjaga kesehatan tubuh dari penyakit beri-beri, dan membantu fungsi jantung agar bekerja secara optimal.

Vitamin B1 memiliki peranan yang sangat penting dalam perbaikan gizi setiap orang. Karena makanan yang tergolong dalam karbohidrat, asam amino dan lemak diatur dan dikendalikan oleh vitamin B1. Sehingga tanpa ketersediaan Vitamin B1 dalam sel-sel, tubuh tidak akan menghasilkan energi. Ketersedian dalam jumlah yang berlimpah juga sangat berpengaruh pada organ tubuh, terutama untuk ginjal dan hati.

Kacang mengandung Vit. B1

Kacang mengandung Vit. B1

Kelebihan vitamin B1 jarang terjadi jika penyebabnya berdiri sendiri, tapi kebanyakan kejadian kelebihan Vitamin B1 disebabkan riwayat penyakit kronik atau autoimun. Beda lagi dengan kekurangan Vitamin B1, sangat banyak kejadian yang muncul akibat kekurangannya. Jika dilihat dari manfaatnya, maka ketika vitamin B1 berkurang dalam tubuh maka fungsi dari vitamin ini akan terganggu.

Chapter 1. Berikut bentuk implikasi dari kekurangan Vitamin B1:

  1. Tubuh akan mengalami kekurangan energi
    Telah diketahui ketersediaan vitamin B1 dalam tubuh membantu memetabolisme karbohirat dan lemak. Jika berkurang, maka komponen gizi berupa karbohidrat dan lemak akan sulit terpecah. Sehingga hasil akhir berupa ATP tidak dapat tersalurkan ke otot untuk menghasilkan energi. Sehingga orang yang mengalami defesiensi vitamin B1 dalam tubuh akan mengalami loyo dan lesu.
  2. Penyakit lupa akan sering  muncul
    kurangnya tubuh menyerap vitamin B1 dalam tubuh, menyebabkan kerja sel-sel syaraf terganggu terutama sel syaraf yang menghantarkan rangsangan berupa pesan verbal maupun verbal. Sehingga dalam proses mengaaktifkan pesan tersebut kurang berfungsi dengan optimal dan terjadilah aktivitas lupa.

    Kekurangan Vitamin B1

    Kekurangan Vitamin B1

  3. Nafsu makan berkurang
    Secara teori ada 4 faktor yang mempengaruhi nafsu makan meningkat dan menurun, yakni kadar leptin, Ghrelin, Distensi gastroinstetinal dan Sekresi colecistokinin. Dan kesemuanya ini tertuju pada hipothalamus  melaui sistem syaraf. Ketika sistem syaraf terganggu oleh kurangnya kadar vitamin B1 yang terserap ditubuh maka sinyal yang dikirim berupa pengosongan makanan dilambung tidak direspon sehingga nafsu berupa lapar terdeteksi dah akhirnya terjadilah mekanisme kurang nafsu makan.
  4. Munculnya penyakit Beri-beri
    Beri-beri diidentikkan dengan serangan pembengkakan pada kaki dan apabila daerah yang bengkak itu ditekan maka akan terlihat bekas penekanannya dan penngembaliannya cukup lama dan sakit. Serangan ini muncul karena proses keseimbangan cairan dalam tubuh terganggu. yang berawal dari tidak optimalnya kerja  sistem syaraf karena kurangnya asupan vitamin B1.
Beras adalah makanan pokok yang mengandung vitamin B1

Beras adalah makanan pokok yang mengandung vitamin B1

Agar terhindar dari dampa kekurangan vitamin B1, sebaiknya konsumsi jenis makanan yang mengandung vitamin B1 yaitu: daging, beras, hati, ginjal, telur, tempe, kacang-kacangan, susu, serta makanan laut atau biasa disebut seafood (kerang,ikan dan kepiting) dan jeruk.

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.