Gizi Olahraga

Gizi olahraga adalah jenis nutrisi yang dikelola dalam bentuk makanan dan minuman untuk dipersembahkan kepada para atlet olahraga. Olahraga merupakan gerakan sebagian atau seluruh anggota tubuh untuk mengeluarkan keringat dan menjaga kebugaran. Tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk menghasilkan energi. Semakin banyak nergi yang dikeluarkan semakin terkuras jumlah energi yang tersimpan dalam tubuh. Agar tubuh tidak merasakan kelemahan maka dibutuhkan sebuah formula untuk mengganti energi tersebut. Formula yang dimaksud adalah gizi.

Gizi merupakan subtansi yang terkandung dalam makanan dan minuman. Subtansi yang dimaksud adalah 5 kelompok zat gizi atau yang biasa disebut karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan air. Kelima kelompok zat gizi ini masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. ada yang sebagai sumber tenaga, sumber pembangun dan sumber pengatur. Dari ketiga fungsi gizi ini tidak semua jenis makanannya boleh dicerna oleh para pelaku olahraga. Jika semua diprioritaskan kepada semua pelaku olahraga maka akan berdampak pada kesehatannya.

Begitupun dengan orang yang aktif  berolah raga akan berbeda pola gizi yang dikonsumsi dengan orang yang pasif berolahraga. Aktif berolahraga berarti menekuni permainan yang dilakukannya. Kesibukannya hanya menghadiri jawdal yang telah ditentukannya. hampir keseluruhan aktivitasnya dilakukan dilapangan olahraga. Pelaku olahraga yang aktif ini biasa juga disebut dengan atlet. Beda lagi dengan orang yang pasif olahraga, orang-orang yang menyandang status ini berpendapat bahwa olahraga yang dilakuninya hanya bersifat hobi dan sekaligus ajang refreshing. Tak pernah menuntut kemenangan dan hadiah. yang dilakukan hanyalah menumukan kenikmatan dari permainannya. Jika telah bermain dan merasa nikmat orang yang seperti ini langsung memeberhentikan permainan olahraganya dan menunggu waktu lowongnya kembali jika ingin berolahraga.

Jika dilihat gambaran kedua sifat pelaku olahraga diatas. Maka ada perbedaan pola nutrisi yang perlu dipenuhinya. Sebagai orang yang aktif olahraga, kebutuhan nutrisinya harus lebih memporsikan pada suplement, mineral dan air. Sedangkan pelaku pasif barangkali air dan mineral sudah cukup. Dibawah ini jenis gizi yang perlu diaplikasikan oleh pelaku olahraga.

Chapter 1. Gizi Olahraga

  1. Air Putih
    Pada dasarnya orang yang melakukan olahraga itu membutuhkan sejumlah energi untuk beraktifitas. Bukan cuman itu, orang yang berolahraga proses metabolismenya akan meningkat. Tekanan suhu yang tinggi dari biasanya akibat dari olahraga akan membentuk proses evaporasi dan dalam prosesnya cairan berupa molekul-molekul air ikut keluar dan akhirnya menjadi keringat. Keadaan seperti ini, membuat seseorang akan terjadi dehidrasi. dan dampak dari dehidrasi tersebut akan menyebabkan syok atau pingsan. Untuk mencegah semuanya itu ketika seseorang berolahraga harus selalu menyiapkan air putih. sebagai pengganti ion tubuh yang hilang. Air putih yang disarankan sebaiknya memiliki kadar ph 6,5 s/d 8, lebih dan kurang dari itu akan berbahaya dalam tubuh.

    gizi olahraga dapat memanfaatkan air putih sebagai pengganti ion tubuh saat berolahraga

    gizi olahraga dapat memanfaatkan air putih sebagai pengganti ion tubuh saat berolahraga

  2. Teh Manis
    Orang yang berolahraga akan menyebabkan metabolisme karbohidrat meningkat sehingga hasil akhir berupa ATP juga akan mengalami pengurasan. Secara teori makanan yang berasal dari karbohidrat bersumber dari nasi, jagung, umbi-umbian, dan gandum. Dari sumber ini akan terpecah menjadi glukosa. dan selanjtunya menuju ke otot untuk dipecah menjadi energi. Penggunaan sumber karbohidrat yang disebutkan diatas dapat dilakukan tapi masih belum tepat karena saat berolahraga tubuh terdesak membutuhkan glukosa untuk mengganti energi yang hilang. Sehingga untuk menutupi kehilangan energi tersebut diperlukan sumber makanan yang cepat saji dalam bentuk glukosa. Sumber makanan yang dimaksud adalah gula. Agar gula cepat mencapai target yang diinginkan maka ditambahkan air sebagai pelarut. dengan seperti itu gula pecah menjadi glukosa dan akhirnya energi yang dihasilkan dapat segera tergantikan. adapun penambahan teh hanya bersifat antioksidan, karena ketika tidak menutup kemungkinan ada polusi yang terhirup sebagai penyebab kanker. Jadi dengan kombinasi gula dan teh akan mengembalikan kebugaran seseorang setelah melakukan permainan olahraga.
  3. Cairan Isotonik
    Keringat yang hilang selama aktivitas olahraga bervariasi, tergantung berat olahraga yang dilakukan. Akibat dari olahraga ini tubuh kehilangan mineral-mineral seperti natrium, potasium, magnesium, ion dan zinc. Natrium berfungsi untuk mengatur pH darah, keseimbangan cairan dan tekanan osmosis sehinga tidak terjadi pengerutan sel akibat perbedaan tekanan. Potassium berfungsi untuk mengatur pH, keseimbangan cairan dan tekanan osmosis pada cairan intraselular. Magnesium berfungsi dalam relaksasi otot. Kehilangan keringat dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh. Jika  kehilangan keringat secara terus  menerus terjadi tanpa ada asupan gizi yang tepat maka tubuh akan mengalami Circulatory collapse (kegagalan sirkulasi) dan heat stroke (henti jantung). Untuk mencegah hal demikian pada waktu berolahraga maka nutrisi yang tepat untuk dikonsumsi adalah Cairan isotonik. Menurut beberapa ahli, Cairan isotonik dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Cairan isotonik dengan cepat meresap ke dalam tubuh karena osmolaritas yang baik dan terdiri dari elektrolit – elektrolit untuk membantu menggantikan cairan tubuh. Komposisi elektrolit yang mirip dengan cairan tubuh memudahkan penyerapan, dan segera menggantikan air dan elektrolit yang hilang dari dalam tubuh setelah melakukan aktivitas fisik. Dengan begitu kebugaran pada waktu berolahraga tetap dipertahankan.
Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.