Gangguan Gizi

Gangguan gizi merupakan ketidakseimbangan jumlah zat baik yang dibutuhkan tubuh dengan jumlah zat yang dimasukkan kedalam tubuh. Gangguan ini terjadi karena tubuh setiap waktu memerlukan bantuan zat sebagai bahan dasar proses dalam tubuh akan tetapi persediaan zat tersebut tidak terjangkau atau belebihan. sehingga gangguan seperti gizi kurang  dan berlebih terjadi.

Chapter 1. Gangguan Gizi

Setiap orang mempunyai masalah gizi yang berbeda-beda tergantung pada tingkat sosial ekonominya. Pada orang yang kaya dan tinggal diperkotaan, masalah gizi yang yang sering dihadapi adalah berupa kelebihan gizi atau disebut gizi lebih. Orang ini mempunyai resiko tinggi untuk menjadi gemuk, dan rawan terhadap penyakit jantung, darah tinggi, diabetes dan kanker.

kwashiorkor salah satu contoh bentuk gangguan gizi

kwashiorkor salah satu contoh bentuk gangguan gizi

Pada orang dengan tingkat sosial ekonomi rendah atau sering disebut miskin, umumnya sering menghadapi masalah kurang gizi yang disebut gizi kurang. resiko penyakit yang mengancamnya berupa penyakit diare, dan infeksi pernafasan atas, rendahnya tingkat intelektual serta produktivitas kerja.

Apabila kedua masalah gizi tersebut dalam jumlah besar akan menjadi masalah keluarga, masyarakat, dan selanjutnya menjadi maslah bangsa. keluarga yang terdiri dari beberapa anggota keluarga menyandang masalah gizi, akan menghasilkan keturunan dengan kualitas sumber daya manusia yang rendah. Jika hal ini terjadi maka akan berdampak pada kualitas persaingan kerja.

Seiring dengan perkembangan IPTEK diberbagai bidang, pada tahun 1992 telah diselenggarakan kongres gizi international di roma. kongres ini membahas tentang pentingnya gizi seimbang sebagai upaya untuk menghasilkan kualitas SDM yang handal. Salah satu rekomendasi penting kongres tersebut adalah anjuran kepada setiap negara agar menyusun pedoman umum gizi seimbang (PUGS). Di indonesia pernah diperkenalkan pedoman 4 sehat 5 sempurna pada tahun 1950 dan sampai sekarang pedoman ini masih dikenal oleh sebagian anak sekolah dasar. slogan ini sebenarnya bentuk implementasi dari PUGS. Seiring dengan itusejak tahun 2000 dilaksanakan MDGs oleh PBB untuk mencanangkan mengurangi dan memberantas penyakit kurang gizi yang sampai saat ini secara drastis persentasinya turun dan akan diperkirakan sampai 2015 akan menghilang.

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.