Fungsi Vitamin B2

vitamin B2

vitamin B2

Vitamin B2 atau disebut dengan riboflavin adalah kelompok vitamin B kompleks yang larut dalam air dan merupakan senyawa penting yang membantu proses metabolisme energi dalam tubuh. Metabolisme yang dimaksud adalah metabolisme lemak, karbohidrat, protein dan zat keton.

Vitamin B2 ini berasal dari kata latin yaitu “flavus” yang artinya “kuning”. Dari dasar inilah yang membuat seseorang ketika buang air kecil, warna urinenya berwarna kuning. Proses pembentukan urine hingga warna kuning jernih atau pekat itu diproduksi di ginjal, hati dan limpa. Jika warna urine kuning jernih atau cerah berarti jumlah vitamin B2 yang berproduksi itu berada dalam level yang tinggi. Begitupun dengan sebaliknya jika warna urine nampak keruh berarti kandungan vitamin B2 dalam tubuh kurang.

Agar produksi vitamin B2 dalam tubuh berkerja secara seimbang maka dibutuhkan pemahaman yang mendasar tentang fungsi dari vitamin B2. Gunanya agar seseorang tidak salah dalam penerapan konsumsi makanan yang bersuplement. Olehnya itu pendidikan yang tinggi dan semangat menuntut ilmu perlu digalakkan secara besar-besaran pada generasi muda demi menerapkan keluarga sehat.

Ada 3 fungsi vitamin B2 dalam tubuh, yaitu:

  1. Produksi Energi
    Melalui konversi dari vitamin B2 kedalam bentuk FAD/flavin adenine dinucleotide dan MFN/flavin mononucleotide dan melalui pengikatan enzim protein yang disebut dengan flavoprotein maka vitamin B2 ini akan terserap kedalam otot dan akhirnya menjadi energi. dengan demikian peranan Vitamin B2 dalam produktifitas juga berdampak positif.
  2. Memperbaiki Keelastisan kulit
    Riboflavin dapat meningkatkan keluarnya minyak dan lendir pada kulit hingga berimplikasi pada kekenyalan kulit dan akhirnya kulit terlihat elastis.
  3. Meningkatkan daya tahan tubuh
    Dengan terikatnya riboflavin dengan protein maka tubuh akan menghasilkan sistem imunitas yang stabil. Sehingga benda yang dianggap asing dalam tubuh dapat dikendalikan.

Untuk menghasilkan vitamin B2 dalam tubuh maka dibutuhkan makanan yang seimbang. seperti jamur, brokoli, susu, keju, telur, kacang almon, dan yoghurt. Makanan ini bermanfaat untuk mencegah dampak negatif dari kurangnya penyerapan vitamin B2 dalam tubuh. keluhan negatifnya yaitu mata merah, keelastisan kulit terganggu, loyo, bibir pecah-pecah dan terjadi radang pada tenggorokan.

1) Kata Kunci Lainnya:

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.