Fungsi Gizi

Piramida makanan sebagai dasar fungsi gizi

Piramida makanan sebagai dasar fungsi gizi

Fungsi gizi adalah peranan yang terkandung dalam makanan dan minuman sebagai pengatur keseimbangan tubuh. Dalam setiap hubungan antar sel, jaringan dan organ dibutuhkan sebuah peranan gizi untuk menciptakan aktivitas tubuh yang normal. Sehingga dengan munculnya benda-benda asing dari luar tubuh tidak menjadi efek yang berbahaya bagi tubuh, karena dengan peran gizi yang terkendali menjadi pelindung tubuh dari serangan kuman penyakit.

Fungsi dapat terkendali jika input dan output seimbang. dan yang paling berpengaruh adalah input dari luar tubuh. Jenis input itu adalah makanan. namun, tidak semua makanan yang dikonsumsi bermanfaat bagi tubuh. karena kandungan dalamnya pun berbeda-beda. Ada kandungan yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan seperti toksin atau racun. Jenis makanan yang disarankan adalah makanan yang mengandung gizi seimbang. Karena dengan makanan yang seimbang dan serat yang cukup sekitar 25035 gran per hari dapat mencegah atau memperkecil kemungkinan terjadinya penyakit generatif seperti jantung koroner, darah tinggi, dan diabetes melitus.

Susunan makanan yang dianjurkan sesuai pedoman umum gizi seimbang (PUGS) bertujuan menjamin keseimbangan zat-zat gizi. Hal ini dapat dicapai dengan mengonsumsi beranekaragam makanan tiap hari. Masing-masing makanan kandungan gizinya dapat melengkapi. Berdasarkan fungsi gizi secara umum dapat disederhanakan sebagai berikut:

  1. Zat gizi penghasil energi, yaitu karbohidrat, lemak dan protein. Zat gizi penghasil energi sebagian besar dihasilkan oleh makanan pokok seperti padi-padian, umbi-umbian, sagu dan pisang.
  2. Zat gizi pembangun sel, terutama diperoleh dari protein yang dihasilkan ikan, ayam, telur, daging, susu, kacang-kacangan dan hasil  olahannya seperti tahu, tempe, dan oncom. Oleh karenanya, lauk-pauk tergolong dalam zat pembangun.
  3. Zat gizi pengatur, terdiri dari atas vitamin dan mineral yang diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.

Gizi seimbang dalam keluarga, dapat dicapai apabila susunan makanan sehari-hari terdiri campuran ketiga fungsi diatas. Dari setiap kelompok dipilih satu atau lebih jenis makanan sesuai dengan ketersediaan bahan makanan tersebut di pasar, nilai gizi, keadaan sosial ekonomi dan kebiasaan makanan.

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.