Askep Anemia

Askep anemia adalah asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien yang mengalami anemia atau biasa disebut dengan kurang darah. Anemia hampir dihinggapi oleh sebagain orang yang kebiasaan sehari-harinya memiliki aktivitas yang tinggi dan kurang istirahat. Tapi biasanya muncul akibat adanya penyakit lain yang menyertainya. Terkadang ketika muncul penyakit ini tubuh menjadi lemah, lesu, lunglai, letih dan loyo atau biasa disebut dengan 5L sehingga orang-orang yang mendapati gejala tersebut saat bekerja hasilnya akan tidak maksimal. Bukan cuman itu saja orang yang menderita penyakit anemia bisa menyebabkan aktivitasnya terganggu sering merasakan gelisah dan pingsan. Sehingga perlu menjadi perhatian khusus bagi tenaga kesehatan terutama perawat karena penangan untuk anemia perlu dikontrol secara berkesinambungan yang jangan sampai penyakit yang anemianya itu muncul karena ada penyakit lain menyertainya.

Askep Anemia atau asuhan keperawatan pada penyakit anemia merupakan instrumen yang paling tepat digunakan untuk mengontrol perkembangan penyakit anemia tidak hanya itu askep anemia menjadi alat untuk berkalobarasi dengan tim medis yang lainnya. Berbagai standar yang telah dimilki dalam menjalankan terapi kepada pasien anemia membuktikan bahwa seorang perawat sangat menjujung sikap dan antusias profesionalisme dalam bekerja dan bertindak kepada pasien. Sehingga sangat patutlah seorang perawat menjadi garda terdepan dalam penanganan penyakit anemia.

Sel darah merah yang mempengaruhi penyakit anemia

Sel darah merah yang mempengaruhi penyakit  anemia

Chapter 1. Askep Anemia

Pengertian

Anemia adalah kurangnya sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin atau Hb yang mengikat oksigen (O2) yang dibawah keseluruh tubuh terutama di Otak.

Etiologi atau Penyebab

Anemia muncul pada seseorang itu berasal dari penyakit-penyakit tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan anemia itu merupakan penyait utama yang ada diderita oleh pasien. Jadi perlu diketahui pasti penyebab awal dari anemia kenapa sempai muncul pada penderitanya. Nah, ada beberapa penyebab munculnya anemia diantaranya adalah adanya pendarahan, defisiensi zat besi, rusaknya sumsum tulang bisa disebabkan karena factor autoimun atau kecelakaan, kekurangan asam folat yang menyebabkan terjadinya anemia megaloblastik tapi dari 4 penyebab ini yang manjadi factor utama adalah kurangnya sel darah merah yang berproduksi dalam tubuh sehingga Hb dan O2 tidak dapat terikat dalam tubuh dan akhirnya oksigen tidak dapat didistribusi kesel sebagai sumber metabolism tubuh.

Jenis-jenis anemia

Asas dasar pengambilan jenis anemia itu berasal dari kausanya atau penyebabnya. Dari penyebab diatas disebutkan bahwa pendarahan menjadi dasar munculnya anemia maka dinamakan anemia pasca perdarahan. Adapun contohnya yaitu kecelakaan, operasi, perforasi, hemoroid, hemophilia. Dan yang selanjutnya disebut dengan anemia defisiensi zat besi. Contohnya orang-orang yang fobia dengan makananan yang mengandung zat besi seperti sayur-sayuran dan kacang-kacangan dan lauk pauk. Kemudian anemia aplastik akibat rusaknya sumsum tulang belakang yang menyebabkan proses pembentukan sel darah merah bisa terbentuk atau mature. Dan selanjutnya adalah anemia megaloblastik yaitu jenis anemia yang keras contohnya kurangnya asam folat dalam tubuh sebagai bahan dasar pembuatan sel darah merah.

Patofisiologi

Anemia muncul akibat kurangnya sel darah merah yang beredar dalam darah sebagai akibat dari tidak berfungsinya salah satu alat produksi sel darah merah apakah itu dari sumsum tulang, kelenjar tiroid dan ginjal. Secara fisiologis sel darah terdiri dari sel darah merah dan sel darah putih dan trombosit. Ketiga sel darah ini merupakan bagian dari intravaskuler atau dalam pembuluh darah. Dan merupakan bagian pembentk cairan dalam tubuh. Cairan pembentuk tubuh itu terdiri dari air 55% dan sisanya 45% terdiri dari sel darah merah, plasma dan serum. Khusus bagian sel darah itu terdiri dari hemoglobin. Hemoglobin ini adalah suatu pigmen yang berwarnah yang bertugas sebagai pengikat oksigen ketika darah berada di paru-paru untuk didistribusikan kejaringan untuk berdifusi. Hemoglobin atau disingkat Hb dibentuk dari zat besi yang masuk kedalam tubuh dan diproduksi disumsung tulang belakang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketika sel darah merah berkurang maka yang menjadi penyebab utamanya adalah kurangnya zat besi yang masuk kedalam tubuh. Bisa disebabkan karena defesiensi zat besi oleh penyakit tertentu seperti autoimun atau akibat adanya kelainan genetic. Kemudian pada perdarahan juga menyebabkan terjadinya anemia. Disebabkan karena sel-sel darah merah banyak yang hilang akibat luka yang ditimbulkan. Fibrin yang bertugas sebagai penangkap sel darah merah juga digunakan sebagai alat untuk pembekuan darah akibat adanya luka dimana proses ini yang menjadi pencetus terjadinya anemia karena focus utamanya yaitu membantu fibrin untuk menghentikan perdarahan akibat adanya luka.

Gejala klinis

Ada beberapa dampak yang ditimbulkan ketika terjadi anemia yaitu menyebabkan seseorang menjadi lemah,lesu,letih,loto dan lunglai. Kemudian seseorang bisa menjadi syok dan pingsan. Seseorang akan merasa apatis pada daerah lingkungannya, penurunan konsentrasi, kulit pucat dan aktvitas menurun. Kadang juga disertai dengan jantung berdebar-debar dan akhirnya terjadi gagal jantung.

Penatalaksanaan

Tindakan yang diambil jika terjadi anemia adalah berdasarkan pada penyebabnya jika anemia disebabkan karena perdarahan maka perlu dilakukan transfuse darah, kemudian istirahat, makan makanan yang mengandung zat besi, serta petingnya dukungan baik dari keluarga maupun petugas kesehatan terutama perawat.

Asuhan Keperawatan

Asuhan keperawatan yang dapat diberikan pada orang yang anemia tergantung dari gejala yang ditimbulkan. Misalnya pasien mengalami kelemahan maka berikan kesempatan orang tersebut istirahat, kemudian sambil berikan terapi makanan dan tambahan zat besi. Kontrol hemeoglobinnya dan tanda-tanda vitalnya. Observasi terus menerus bagian tubuhnya yang mengarah ketanda khas dari anemia seperti bibirnya yang pucat, konjungtivanya yang pucat, turgor kulit yang kendor, pola nafas yang tidak adekuat. Prinsipnya adalah observasi, tindakan mandiri perawat, kolaborasi dan edukasi.

Silahkan Download Lengkap Askep Diare secara GRATIS  — Askep Anemia —

Dibawah ini beberapa screenshoot yang dapat dijadikan patokan untuk penatalaksanaan askep anemia.

askep anemia cupture 1

askep anemia cupture 1

askep anemia cupture 2

askep anemia cupture 2

askep anemia cupture 3

askep anemia cupture 3

askep anemia cupture 4

askep anemia cupture 4

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara

Abd. Rahman Rara.